Jiwaku terbakar terik mentari
saat aku menemukanmu di indahnya rimbunan taman
Kau teduhkan pembaringanku di hamparan rumput tamanmu
yang kau warnai dengan tinta hijau
Perlahan kau pulihkan luka karena rindu
tanpa destinasi yang pasti
Lalu kau coba tinggalkan aku
di bawah keteduhan sinarmu
Aku menemukanmu dalam kelembutan sutera
Lantas kau balut lukaku
dengan helaian lembut jiwamu
Bukan asa yang kau berikan
hanya kenangan yang kau coba kuburkan
Jiwaku mati dalam rindu tanpa destinasi yang pasti
Lalu kau tanamkan hasrat
dalam kelembutan sinarmu
Aku menemukanmu diantara kerlipan kejora
saat aku mencari cahaya yang terpadam
Bias sinarmu menyilaukan mataku
Kau terangi setiap sudut hatiku
dengan apatis cintamu yang lugu
Bukan cinta yang kutawarkan
Hanya sebuah asa di ambang senja
tanpa destinasi yang pasti
dari kemilau sinar matamu
Tidak ada komentar:
Posting Komentar